<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847</id><updated>2012-02-17T07:53:54.477+07:00</updated><title type='text'>GMC Yogyakarta</title><subtitle type='html'>Genius Mind Consultancy - Pathway to Genius</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-2584436183441279289</id><published>2010-06-15T13:10:00.001+07:00</published><updated>2010-06-15T13:14:22.081+07:00</updated><title type='text'>Pengenalan Otak Tengah</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153); font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;PENGENALAN CARA BELAJAR “MID-BRAIN” OTAK TENGAH&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Baru-baru ini di masyarakat marak terdapat fenomena yang  membuat orang merasa ingin tahu dan merasa gelisah. Yaitu beberapa  anak-anak setelah melalui suatu pelajaran dan pelatihan khusus, dapat  melihat benda sambil menutup mata, membaca tulisan dan lain sebagainya.  Sehingga membuat banyak orang merasa bingung. Menuai berbagai macam  reaksi; ada yang sangat gembira, ada juga yang menganggap sebagai aliran  sesat; juga ada yang menganggap sejenis tipu muslihat baru untuk menipu  uang orang banyak. Apakah sebenarnya kejadian seperti ini? Bila  merupakan muslihat penipuan, mengapa tidak ada orang yang menguaknya?  Bila benar-benar merupakan pengembangan daya otak, mengapa dengan  menutup mata dapat melihat benda? Tidak menggunakan mata dapat melihat  benda bukankah sebuah fenomena yang menyesatkan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Untuk memahami fenomena ini, kita  perlu terlebih dahulu dijelaskan oleh pendiri yang mengadakan  pelajaran-pelajaran tersebut. Diantaranya adalah ahli teknologi ilmiah  komputer Amerika serta ahli dari Asosiasi Spesialis Komputer Inggris  (MACP) dan juga Pelatih dan Pelaksana Senior Sertifikasi Program Bahasa  Internasional. Melalui penelitian lebih dari sepuluh tahun, mereka  berhasil menggunakan teknologi komputer untuk membangkitkan fungsi  potensial dari otak manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Penelitian  mereka dikhususkan untuk memperhatikan fungsi dari mid-brain terletak  ditengah-tengah otak kiri dan otak kanan. Fungsi dari midrbrain adalah  sebagai jembatan antara otak kiri dengan otak kanan; dalam kondisi  tertidur, interbrain manusia tidak dapat berkembang secara maksimal.  Oleh karenanya, fungsi interaktif antara otak kiri dan otak kanan  mengalami keterbatasan. Saat ini, banyak ahli meneliti bagaimana  membantu keseimbangan operasional otak kanan dan otak kiri. Dari  penelitian selama 25 tahun terakhir, terdapat 15 orang yang memperoleh  hadiah Nobel dari penelitian terhadap daya otak. Dalam pelatihan  dilakukan berbagai pelajaran yang berbeda; seperti mental-aritmatik,  pengembangan seluruh otak dan lain sebagainya. Yang mana beberapa hal  tersebut merupakan hasil dari penelitian. Tujuannya semua adalah untuk  membantu menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan otak kiri serta  menggali potensi daya otak; yang mana hasilnya berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Sebuah penemuan yang baru adalah metode yang berbeda  dengan lainnya. Berdasarkan ilmu psikologi yang luar biasa, teknik  kegeniusan mutakhir, neurolinguistik, ilmu komunikasi, ilmu tingkah laku  dan lain sebagainya serta menggunakan teknologi komputer ilmiah  mutakhir, dalam waktu yang sangat pendek yaitu satu setengah hari, dapat  berhasil mengaktifkan midbrain anak-anak. Hal ini merupakan sebuah  prestasi yang dikagumi oleh orang-orang di luar dan di dalam negeri dan  juga merupakan kehormatan bagi umat manusia modern.&lt;br /&gt;Umumnya, setelah  midbrain diaktifkan, daya ingat mereka dapat meningkat, daya konsentrasi  membaik; daya kreasi bertambah, gerakan kinetik juga menjadi lebih  baik, hormon menjadi seimbang, serta emosi menjadi stabil dan lain  sebagainya. Aktivasi ini sangat jelas terlihat hasilnya bagi anak  hiperaktif maupun anak dengan daya ingat yang lemah.&lt;br /&gt;Melalui teknik  “Genius Mind”, pelatihan ini disebarluaskan; yang dinamakan dengan  “Metode Belajar Midbrain”. Berdasarkan penjelasan para ahli, setelah  midbrain diaktifkan, midbrain akan dapat mengeluarkan gelombang otak  untuk merasakan dan bereaksi terhadap benda-benda diluar. Dapat  dikatakan juga bahwa dengan menutup mata, masih dapat mengenai  benda-benda, huruf, warna dan lain sebagainya. Jadi, dengan pelajaran  dan pelatihan selama satu setengah hari, akan dapat membantu anak  “melihat” dengan menutup mata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;PERBEDAAN DASAR FUNGSI OTAK KANAN &amp;amp; KIRI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Dunia medis di jaman dahulu  menganggap bahwa perbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri tidaklah  besar. Namun, pada saat ini, perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan  tidak hanya menjadi pengetahuan yang diakui bersama oleh para praktisi  medis pada umumnya, tetapi juga menjadi sebuah cabang ilmu pengetahuan  yang khusus diteliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Fungsi otak kiri adalah  untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan  menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ  seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan  lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain  sebagainya. Otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi,  daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan  lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang  dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih  berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.&lt;br /&gt;Pendidikan saat ini  kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan banyak  orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan  perspektif yang merupakan gejala umum dimana fungsi otak kanan tertekan  oleh otak kiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Tetapi, setelah midbrain  diaktifkan, fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara  seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi,  daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi  berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat  terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih,  lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua,  memiliki kecerdasan dan kerukunan. Memulihkan potensi awal yang  semestinya dimiliki oleh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANAKAH MIDBRAIN DIAKTIFKAN&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Di masyarakat, terdapat berbagai  metode dalam mengaktifkan midbrain; masing-masing metode memiliki hasil  yang berbeda-beda. GMC menggunakan teknologi komputer yang modern;  mengaktifkan midbrain melalui kolaborasi dan kemanjuran musik, audio dan  lain sebagainya. Dengan prinsip ini, dilakukan pelatihan terhadap janin  dengan menggunakan musik “Mozart”. Laporan menyebutkan bahwa setelah  bayi lahir, lebih cerdas serta lebih cepat belajar dibanding dengan bayi  lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Letak perbedaannya adalah bayi yang  telah tumbuh sekarang telah menjadi anak-anak; jadi, musik atau suara  yang digunakan perlu lebih kuat beberapa kali dari musik Mozart. Yang  lebih membanggakan adalah: metode yang digunakan oleh GMC memiliki  tingkat keberhasilan mencapai 70-80%.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;PERANAN ORANGTUA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Bila ingin membantu anak mengembangkan fungsi midbrain,  peranan orangtua tidak boleh diabaikan. Midbrain memerlukan perasaan  aman dan landasan kepercayaan diri dalam mengaktifkan dan  mengembangkannya. Perasaan aman dan percaya diri dalam diri anak berasal  dari perlakuan ayah dan ibunya. Dari segi bahasa, ayah dan ibu  menentukan kata-kata anak; hasil yang dicapai juga jauh lebih efektif  daripada banyak perkataan yang diucapkan oleh orang lain. Oleh  karenanya, ayah dan ibu harus memprioritaskan belajar perkataan yang  terpuji dan pasti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Kedua, perlu menyisihkan  waktu sedikitnya 20-30 hari untuk membantu anak berlatih. Setiap hari  hanya memerlukan latihan selama 15-30 menit. Banyak orangtua yang  beranggapan karena kesibukan hidup tidak memiliki waktu untuk  mendampingi anak berlatih. Tetapi, bila dihitung anak saling berhubungan  dengan orang tuanya seumur hidup misalnya hingga usia 18 tahun, maka 30  hari hanyalah 0.45% dari seluruh waktu tersebut. Bila dalam 30 hari  tersebut dapat membuat anak seumur hidup memperoleh manfaat, mengapa  tidak bersedia meluangkannya? Apalagi dalam satu hari hanyalah  memerlukan waktu yang pendek yaitu 15-30 menit saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH  PERKEMBANGAN POTENSI OTAK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Langkah aktivasi midbrain secara sederhana dapat dibagi  menjadi dua bagian – yaitu masa kestabilan awal dan masa pendalaman  perkembangan.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;1.  Masa Kestabilan Awal&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Setelah mengikuti pelajaran selama satu setengah hari,  midbrain anak akan teraktivasi. Anak dapat merasa sangat gembira juga  sangat menarik. Para orang tua juga dapat merasakan kemampuan anak  mereka menjadikan mereka merasa bangga. Sangat bersemangat karena ini  merupakan penemuan yang baru. Tetapi, ini hanyalah titik awal. Anak-anak  dapat melupakan bagaimana mereka memasuki kondisi jalannya  midbrain.Lama-kelamaan, sanggup menjadikan midbrain kembali dalam  kondisi tertidur dan “tidak melihat”. Jadi, memerlukan latihan setiap  hari hingga stabil. Yang dimaksud dengan stabil adalah anak-anak dapat  sewaktu-waktu melakukan menutup mata sambil mengenal warna, mengenal  huruf, membaca, mengenali benda-benda dan lain sebagainya. Disaat mereka  tidak mudah kehilangan kemampuan mereka. Kecuali dalam jangka waktu  lama tidak digunakan.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;2.  Masa Pendalaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Banyak  orang tua berhenti bila mencapai masa stabil. Karena mereka tidak  mengetahui bahwa anak masih memiliki potensi yang menunggu untuk  dikembangkan. Seorang anak yang benar-benar menggunakan midbrain  memiliki karakter yang seimbang, hubungan antar manusia yang baik, suka  menolong orang, pandai bergaul, prestasi belajar menonjol dan lain  sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Potensi ini memerlukan latihan  penggunaan midbrain yang terus-menerus dari si anak; dari menutup mata  yang dasar berlatih kemampuan menembus pandang; hingga tidak perlu  menutup mata, hanya menutup mata dalam berlatih kemampuan menembus  pandang; kemudian hingga membuka mata dalam berlatih kemampuan menembus  pandang; hingga mencapai indera extra sensory. Pada akhirnya memasuki  target dominasi dengan midbrain; memulihkan potensi awal yang seharusnya  dimiliki umat manusia. Inilah yang disebut dengan talenta; sehingga  mereka berubah menjadi manusia baru dalam jaman modern ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;HUBUNGAN ANTARA “METODE BELAJAR MENUTUP MATA”  &amp;amp; “METODE BELAJAR MIDBRAIN”&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Nama “Metode Belajar Menutup Mata” diambil dari sebuah  fenomena yang dapat dihasilkan setelah midbrain diaktifkan. Berarti  bahwa anak tersebut dapat belajar dengan menutup mata. Tetapi bila  ditambah sebuah kata “metode”, maka artinya sama sekali berbeda. “Metode  Belajar Menutup Mata” memberikan kesan yang salah bagi banyak orang;  bahkan ada beberapa yang salah mengartikan. Banyak orangtua menanyakan  bahwa anak memiliki mata kenapa tidak digunakan malahan belajar sambil  menutup mata; sepertinya agak melawan alam atau aliran sesat. Arti yang  dimaksudkan adalah “metode” “belajar menutup mata” ini cukup efektif;  semenjak itu, anak tidak perlu menggunakan mata dalam belajar; bahkan  “memejamkan mata” dalam menjalani hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebenarnya,  tujuan akhir setelah midbrain diaktifkan bukanlah meminta orang untuk  belajar sambil menutup mata atau memejamkan mata dalam menjalani hidup,  tetapi membantu anak-anak memasuki kondisi terbimbing mifbrain. Sehingga  mereka dapat secara seimbang menggunakan otak kanan dan otak kiri serta  mengembangkan potensi terbesar dari daya otak. Memejamkan mata membantu  anak memasuki interbrain. Setelah terbiasa menggunakannya, tidak perlu  menutup mata juga dapat menggunakan midbrain; yaitu dengan membuka mata  juga dapat mengembangkan keseimbangan otak kanan dan otak kiri; sehingga  otak kanan dan otak kiri berkembang secara seimbang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-2584436183441279289?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/2584436183441279289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/pengenalan-otak-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/2584436183441279289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/2584436183441279289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/pengenalan-otak-tengah.html' title='Pengenalan Otak Tengah'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-8650047778449996279</id><published>2010-06-09T13:56:00.005+07:00</published><updated>2010-06-09T14:09:49.356+07:00</updated><title type='text'>Buku "DAHSYATNYA OTAK TENGAH"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA88WOprLRI/AAAAAAAAACM/hklQK2E53xg/s1600/buku.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 208px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA88WOprLRI/AAAAAAAAACM/hklQK2E53xg/s320/buku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480665624120864018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Buku ini ditujukan untuk generasi 20 Tahun mendatang yang akan memimpin bangsa ini. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;Didalam buku ini juga menjelaskan tentang seluk bel&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;uk otak tengah. Banyak orang yang sudah berusaha mengetahui kemampuan ini, tetapi sebagian besar dari kita tidak tahu apa-apa. Jika buku ini hanya membahas tentang otak tengah, maka tidak terlalu menarik. Terlalu banyak buku yang menempatkan diri sebagai  pengamat, atau hanya sekedar memberikan informasi saja.&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;Ada&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt; suatu bagian dari buku ini yang membahas tenta&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;ng cara aktivasi otak tengah. Apakah ada kemungkinan bagi kita orang normal di Indonesia untuk dapat mengaktifkan otak tengah kita? Mungkin sekarang belum, tetapi kita dapat melakukan usaha untuk mengaktifkan otak anak kita. Jika buku ini tidak memuat info yang memberikan jalan untuk aktivasi otak tengah, maka sebagian besar manfaat buku ini hilang.&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;Ironisnya, pembahasan tentang cara aktivasi otak tengah i&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;ni tidak terlalu panjang. Tapi praktis. Orang tua akan dapat mengetahui apa yang harus dilakukan agar anak mereka dapat merasakan manfaat dari otak tengah. Mungkin banyak yang tidak menghargai bab ini setelah membacanya. Tetapi sungguh, buku ini ditulis agar semua orang tua dapat memberikan bekal ini kepada anak mereka. Keseluruhan isi buku ini tidak akan ada gunanya jika tidak ada bab ini.&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:87pt;height:87pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\INSTAL~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.png" href="http://www.gmc-geniusmind.com/images/stories/hartonooey_807375290.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA889VSdmCI/AAAAAAAAACU/b3qVwcTZS68/s1600/hartono.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 114px; height: 119px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA889VSdmCI/AAAAAAAAACU/b3qVwcTZS68/s320/hartono.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480666295917451298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Hartono Sangkanparan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 class="etitle" id="post-28"&gt;Cuplikan dari Buku Dahsyatnya Otak Tengah      &lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Buku ini bukanlah buku sakti (anda pasti tahu itu). Supaya anda tidak  kecewa, baca dulu daftar di bawah ini.&lt;/p&gt; &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; border-collapse: collapse;" border="1"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt; &lt;td style="padding: 0in 5.4pt;" valign="top" width="43"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Yang Buku Ini Tidak Dapat Berikan Kepada Anda&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Yang Buku Ini Berikan Kepada Anda&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="" valign="top" width="43"&gt; &lt;p&gt;1&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Tidak bisa merubah cara pandang anda jika anda memang tidak ingin  mengubah paradigma anda&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Memberikan cara pandang yang berbeda tentang kemampuan otak yang  Tuhan berikan kepada kita. Kita bertanggung jawab untuk mengelolanya  dengan sebaik-baiknya sehingga bermanfaat bagi sesama dan pencipta kita.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="" valign="top" width="43"&gt; &lt;p&gt;2&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Tidak bisa mengaktifkan otak tengah anda&lt;/p&gt;  &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Memberikan anda sedikit informasi tentang otak tengah kita, dan  menjelaskan secara singkat mengapa saat ini kita belum dapat  mengaktifkan otak tengah kita.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="" valign="top" width="43"&gt; &lt;p&gt;3&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Tidak bisa mengaktifkan otak tengah anak anda&lt;/p&gt;  &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Memberikan informasi kepada anda, apa yang dapat anda lakukan dan  investasikan agar anak anda mendapat keuntungan sebesar-besarnya dari  otak tengahnya.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="" valign="top" width="43"&gt; &lt;p&gt;4&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Tidak bisa mengaktifkan otak tengah kucing anda &lt;/p&gt;  &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Karena otak tengah kucing sudah aktif. Buku ini menjelaskan mengapa  binatang sepertinya mengetahui hal-hal yang tidak kita ketahui.  Menjelaskan mengapa binatang liar di Aceh lari ke gunung dan bukit  sebelum tsunami terjadi.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="" valign="top" width="43"&gt; &lt;p&gt;5&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Tidak bisa membuat anda menjadi jenius&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Memberikan panduan kepada anda agar dapat mendukung perjalanan anak  anda menjadi jenius.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style=""&gt; &lt;td style="" valign="top" width="43"&gt; &lt;p&gt;6&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="228"&gt; &lt;p&gt;Tidak bisa membuatkan kopi untuk anda&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="" valign="top" width="223"&gt; &lt;p&gt;Menjadi tempat tumpahnya kopi ketika kopi anda tumpah karena kaget  ketika membaca isi buku ini.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div class="moz-signature"&gt;–&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Situs resmi buku :&lt;a href="http://dahsyatnyaotaktengah.com/"&gt;www.dahsyatnyaotaktengah.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-8650047778449996279?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/8650047778449996279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/buku-dahsyatnya-otak-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/8650047778449996279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/8650047778449996279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/buku-dahsyatnya-otak-tengah.html' title='Buku &quot;DAHSYATNYA OTAK TENGAH&quot;'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA88WOprLRI/AAAAAAAAACM/hklQK2E53xg/s72-c/buku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-1737385480675494589</id><published>2010-06-09T13:47:00.001+07:00</published><updated>2010-06-21T12:49:00.304+07:00</updated><title type='text'>Jadwal Kelas Yogyakarta</title><content type='html'>&lt;h2 style="font-weight: normal; text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);" class="title"&gt;Kelas  Aktivasi Otak Tengah GMC Yogyakarta&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;      Kelas 15 Aktivasi Otak Tengah  Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt; Tanggal       : 26-27 Juni 2010&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;Lokasi          : Ruko  Casa Grande No. 38 Ringroad Utara.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;Waktu           :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;hari I ( tgl 26 Juni )  – 09.00 s/d 17.00 , Sesi Ortu  jam 16.00 s/d 17.00&lt;br /&gt;                     hari II ( tgl 27 Juni) – 09.00 s/d 15.00, Sesi Ortu jam 13.00 s/d  14.00&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-1737385480675494589?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/1737385480675494589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/jadwal-kelas-yogyakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/1737385480675494589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/1737385480675494589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/jadwal-kelas-yogyakarta.html' title='Jadwal Kelas Yogyakarta'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-6896813241114289614</id><published>2010-06-09T13:15:00.006+07:00</published><updated>2010-06-09T13:48:45.763+07:00</updated><title type='text'>Jadwal Kelas Magelang</title><content type='html'>&lt;h2 style="font-weight: normal; text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);" class="title"&gt;Kelas  Aktivasi Otak Tengah GMC Magelang&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;     Kelas Aktivasi Otak Tengah Magelang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt; Tanggal       : 12-13 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;Lokasi          : Hotel Puriasri, Ruang Poncowati.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;Waktu          :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;hari I ( tgl 12 Juni ) – 14.00 s/d 19.00 , Sesi Ortu  jam 18.00 s/d 19.00&lt;br /&gt;                    hari II ( tgl 13 Juni) – 09.00 s/d 18.00, Sesi Ortu jam 17.00 s/d 18.00&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-6896813241114289614?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/6896813241114289614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/info-gmc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/6896813241114289614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/6896813241114289614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/info-gmc.html' title='Jadwal Kelas Magelang'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-7081524734627344695</id><published>2010-06-08T14:42:00.000+07:00</published><updated>2010-06-08T14:43:48.337+07:00</updated><title type='text'>"Keajaiban Otak Tengah"  by  TEMPO (12 April 2010)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kurnia Puspitasari, 16 tahun, buta sejak tiga tahun silam gara-gara  kelenjar getah bening dan tumor otak menekan saraf mata. Sudah dirawat  di rumah sakit, dan dokter menjanjikan Kurnia bisa melihat kembali  berangsur-angsur dalam enam bulan. "Tapi sampai sekarang belum bisa  melihat juga," kata Djamad, ayah Kurnia. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siswa kelas dua SMP itu merasa putus asa dan malu, serta tak bisa  sekolah. Namun, setelah mengikuti pelatihan aktivasi otak tengah selama  satu setengah hari di Genius Mind Consultancy (GMC) Serpong, Banten,  Minggu pekan lalu, Kurnia bisa menyebut warna kartu remi. "Mudah-mudahan  dengan pelatihan lanjutan dia bisa membaca, tumbuh percaya dirinya, dan  bisa sekolah lagi," Djamad berharap. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keajaiban tidak hanya terjadi pada Kurnia. Sebanyak 21 anak lain  juga bisa menebak warna, angka, bahkan membaca pesan pendek di telepon  seluler dengan mata ditutup kain. Heszkya Prastiowati Kristianto, siswa  kelas satu sekolah dasar di Ciledug, Tangerang, memperagakan membaca  pesan pendek hanya dengan meraba layar telepon seluler dengan jarinya.  "Saya takjub. Mudah-mudahan berguna saat meng-ikuti pelajaran di  sekolahnya," ujar Happy Kristianto, ayahnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muhammad, 12 tahun, salah seorang peserta pelatihan, mengakui  bisa membedakan warna kartu dengan cara menghidu. "Warna merah baunya  lebih- menyengat, sedangkan hitam kurang ada baunya," katanya. Siswa  kelas enam SD di Depok itu juga bisa menebak angka dalam kartu uno.  "Saat diraba, kartu-kartu itu ada titik terang dalam otakku, muncul  warna dan angka-angka itu." &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang tua peserta pelatihan aktivasi otak tengah benar-benar  dibuat keheranan dengan kemampuan anak-anaknya. Peserta yang berusia  7-13 tahun tampak berlaku aneh mencium, meraba-raba, mendengar, atau  menggosok-gosokkan kartu untuk menebak warna dan angka kartu remi atau  uno. Hampir semua anak bisa menebak warna atau angka kartu-kartu itu,  walaupun matanya ditutup kain merah tak tembus pandang. "Membaca dengan  mata tertutup hanya satu cara untuk membuktikan otak tengah anak telah  diaktifkan," ujar dokter Hendryk Timur, master -peng-aktifan otak tengah  GMC Serpong. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manfaat lain aktifnya otak tengah, anak akan memiliki akses yang  mudah ke otak kiri dan kanan. Sehingga mereka lebih mudah belajar,  membaca, dan menghafal benda-benda lebih cepat. Konsentrasi, daya ingat,  kreativitas, dan karakter yang positif pun turut berkembang. "Anak akan  lebih termotivasi," kata Hendryk. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dokter ahli saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,  Jakarta, Silvia F. Lumempow, teori penggunaan otak tengah banyak  dilakukan di Rusia, dan mulai berkembang di Jepang sejak 40 tahun silam.  Latihan ini dipraktekkan di Malaysia sejak lima tahun lalu, dan masuk  Indonesia menjelang akhir 2009. Pelatihan pertama di Batam, lalu  Bandung, Cirebon, Tangerang, dan kota-kota lainnya. "Kami berhasil  mendapatkan franchise sejak November lalu," kata Djoni Tjiawi, ahli  aktivasi otak tengah di Tangerang.  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dunia kedokteran, menurut dokter ahli saraf lulusan Fakultas  Kedokteran Universitas Indonesia, Vivien Puspitasari, istilah otak  tengah atau midbrain sudah dikenal sejak ditemukannya ilmu anatomi  sistem saraf. Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian besar berdasarkan  perkembangannya sejak masih janin dalam kandungan, yaitu prosencephalon  (otak depan), rhom-bencephalon (otak belakang), dan me-sencephalon (otak  tengah).  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, yang disebut otak tengah adalah bagian dari otak manusia  yang letaknya antara otak depan dan otak belakang. Otak tengah tersusun  dari inti sel saraf dan serabut saraf yang memiliki beberapa fungsi  khusus. Bagian ini ibarat saluran atau lorong yang diapit kedua bagian  otak itu. "Otak tengah itu bagai jembatan di kedua otak itu," ujar  Hendryk. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Otak tengah, menurut dokter yang kini bertugas di Rumah Sakit  Siloam Tangerang itu, mengandung inti sel saraf kranial III dan IV, yang  berfungsi menggerakkan otot-otot mata ke arah vertikal. Selain itu,  otak tengah mengandung serabut saraf formatio reticularis, yang  bertanggung jawab mempertahankan kesadaran. "Mengandung serabut saraf  sensorik maupun motorik yang menghantarkan sinyal dari otak bagian  distal menuju otak depan atau sebaliknya," katanya. Yang lebih penting,  otak tengah mengandung inti sel substansia nigra, yang menghasilkan zat  dopamin, yang berperan dalam sistem gerakan tubuh. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Vivien, istilah aktivasi otak tengah baru beberapa tahun  terakhir ramai diperbincangkan. Menurut penyelenggara pelatihan,  aktivasi otak tengah yang terbaik dilakukan pada anak usia 5-15 tahun.  "Metode aktivasi otak tengah yang katanya mampu -meng-ubah anak menjadi  jenius perlu disikapi dengan hati-hati dan bijaksana. Sampai saat ini di  bidang kedokteran belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung  keefektifan dan dampak metode ini terhadap kemampuan kognitif anak,"  ujar Vivien. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dokter Silvia, aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan  fenomenal dalam pendidikan anak. "Para ahli neuroscience sedang  meneliti fenomena ini," katanya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun kemampuan kognitif anak, menurut Vivien, tidak hanya  ditentukan aktivasi otak tengah. Kemampuan belajar itu melibatkan semua  komponen otak, baik otak depan dengan kedua belahan otaknya (kanan dan  kiri), otak kecil, maupun komponen otak lainnya. "Semuanya perlu  distimulasi secara seimbang dan terus-menerus untuk menghasilkan  kemampuan kognitif yang optimal. Jadi, tidak bisa dalam waktu singkat." &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak faktor yang menentukan kemampuan berpikir seseorang  seperti keturunan, lingkungan keluarga, tempat tinggal, pendidikan, dan  jenis stimulasi yang diterima. "Jika ada yang mengatakan dengan aktivasi  otak tengah saja seseorang bisa membedakan warna, mengetahui huruf atau  angka, membaca dengan mata tertutup, atau bisa membuat semua anggota  tubuh lebih sensitif, secara medis belum ada bukti ilmiah dan  penjelasannya," kata Vivien.  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum menyatakan suatu metode efektif dan berguna, menurut  Vivien, diperlukan penelitian ilmiah. Yang terbaik adalah penelitian  Rrandomized Control Trial yang multisenter, sehingga dapat disimpulkan  manfaat atau efek positif antara sebelum dan sesudah menggunakan metode  tersebut. "Sebelum ada hasil penelitian yang mendukung, belum diketahui  efektivitas dan kegunaan dari metode tersebut." &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dokter Vivien boleh skeptis. Tapi, selama dua hari pelatihan  aktivasi otak tengah, 21 anak usia 7-13 tahun dan seorang tunanetra  berusia 16 tahun bisa menebak warna dan angka pada kartu dengan mata  tertutup. Dokter Hendryk juga tak membantah, soal faktor keluarga,  lingkungan, dan stimulasi lain turut menentukan kemampuan berpikir.  "Jika aktivasi otak tengah diikuti penunjang lainnya, bisa lebih dahsyat  hasilnya," ujarnya.  &lt;/p&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;b&gt;Ahmad Taufik&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Susunan Otak&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosencephalon (forebrain), disebut juga otak bagian depan,  merupakan bagian otak terbesar, terdiri atas kedua belahan otak atau  hemisfer kiri dan kanan, talamus dan hipotalamus. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Rhombencephalon (hindbrain), disebut juga otak belakang,  terdiri atas pons, medulla oblongata, dan serebelum (otak kecil). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Mesencephalon (midbrain), disebut juga otak tengah, ukurannya  kecil, menghubungkan otak depan (forebrain) dan otak belakang  (hindbrain). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Cara Mengaktifkan Otak Tengah&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Anak diajak bermain-main, bersenang-senang sehingga santai,  masuk ke gelombang alfa. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Mendengarkan gelombang suara mulai suara ombak sampai suara  helikopter, sekitar 85 desibel, selama empat menit. Untuk stimulasi otak  tengah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Setelah aktif, diperlukan sebulan bimbingan orang tua di  rumah, 15 menit setiap hari, untuk membuat otak tengah stabil dan  bertambah kinclong.   &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-7081524734627344695?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/7081524734627344695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/keajaiban-otak-tengah-by-tempo-12-april.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/7081524734627344695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/7081524734627344695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/keajaiban-otak-tengah-by-tempo-12-april.html' title='&quot;Keajaiban Otak Tengah&quot;  by  TEMPO (12 April 2010)'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-8325086711313968741</id><published>2010-06-08T13:43:00.000+07:00</published><updated>2010-06-08T13:45:21.524+07:00</updated><title type='text'>FAQ (Frequently Asked Questions)</title><content type='html'>1. Apa itu “midbrain” (mesencephalon) dan apa tujuan mengaktifkan otak tengah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak tengah adalah jembatan untuk menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan. Mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun kanan berfungsi secara normal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semulanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apakah manfaat dari pengaktifan otak tengah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika otak tengah diaktifkan , anak anda akan memiliki akses yang mudah ke baik otak kiri maupun kanan. Dengan akses mudah ini, mereka akan belajar, membaca dan mengahafal benda-benda dalam kecepatan yang lebih cepat dan dengan demikian meningkatkan keyakinan, minat dan konsentrasi mereka dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apakah tujuan dari penutupan mata dengan kain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat melihat ketika mata ditutup merupakan fenomena bagi mereka yang otak tengahnya telah diaktifkan. Oleh karenanya BFR adalah cara untuk membuktikan kepada orang tua bahwa otak tengah telah diaktifkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bagaimana kursus dilaksanakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GMC tidak menggunakan kekuatan supernatural , meditasi dan direct hipnosis (hipnotis yang membuat anak menjadi tidak sadar dan masuk kedalam alam bawah sadarnya dan manfaatnya tidak bersifat permanen) di dalam kelas. Kursus murni pendidikan secara alami. Murid harus bisa bekerjasama untuk memperoleh manfaat darinya. Dalam 1 hari materinya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Bagaimana masuk ke dalam “Keadaan Genius” dari pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Pengaktifan otak tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Menggunakan BFR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Pembinaan keyakinan dan meningkatkan konsentrasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Membaca cepat dan konsep pemetaan otak dasar (mind mapping).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Apakah orang tua diperbolehkan selama kursus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid perlu memberikan konsentrasi dan perhatian penuh dalam kelas. Oleh karenanya, orang tua tidak diijinkan berada di dalam kelas untuk mengurangi gangguan terhadap anak-anak. Orang tua diundang untuk menghadiri “brifing” pada akhir sesi pada hari pertama dan kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Apakah manfaat mengikuti Metode “Blindfold Reading”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar anak-anak mengalami peningkatan dalam ingatan, konsentrasi, kreativitas, persepsi dan stabilitas emosi. Ketika mereka tumbuh, hormonnya akan seimbang dan memiliki kesehatan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Apa peranan orang tua dalam BFR?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua harus mengarahkan dan mendorong anak-anak mereka untuk latihan selama 10-15 menit tiap hari. Mereka harus positif, mendorong dan melakukan latihan untuk waktu yang menyenangkan bersama. Kebahagiaan merupakan kunci untuk pengaktifan otak tengah. Ini penting untuk dicatat bahwa anak-anak mereka telah latihan sebelum belajar. Latihan BFR akan menjadi kegiatan sepanjang hidup sebab ini jalan menuju genius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Apakah otak tengah ditutup setelah kegiatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah agar otak tengah tidak tertutup kembali, anak-anak membutuhkan latihan 10-15 menit sekurang-kurangnya tiga kali seminggu. Paling baik latihan tiap hari, seperti persiapan latihan sebelum belajar. Bahkan ketika anak-anak masuk universitas, mereka perlu melakukan hal yang sama. Ini tugas sepanjang hidup untuk melatih otak tengah agar tetap aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Apa itu “Blindfold Reading Method?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Blindfold Reading Method” merupakan cara yang didisain untuk mengaktifkan kemampuan otak tengah yang dapat menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pangujian Standar Blindfold Method&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai kursus 1 hari, anak kita akan diuji dengan menutup mata mereka untuk “melihat” dan “membaca” tanpa menggunakan mata telanjang. Ini adalah karena setelah otak tengah diaktifkan satu fenomena akan terjadi yaitu anak-anak kita dapat “melihat” dan “membaca” walaupun mata mereka ditutup dengan kain. Latihan selanjutnya yaitu otot-otot mata dan tangan akan mengaktifkan lagi kemampuan seperti semula. Anda hanya perlu melatih anak-anak anda selama 15 menit saja setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Manfaat “Blindfold Reading Method”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ilmuwan telah memberikan penjelasan teori tentang fungsi-fungsi otak kiri dan otak kanan. Menurut penyelidikan yang mutakhir, manusia yang otak kanan dominan akan memproses informasi dan bereaksi dengan cara yang berlainan. Kebanyakan teori mengatakan bahwa siapa saja yang otak kanannya dominan akan bersifat emosional dan bertindak dengan mengikuti perasaan, serta suka menghayal. Apabila otak kiri yang dominan akan bereaksi secara lebih logis. Murid-murid yang otak kirinya dominan akan menunjukan sifat yang lebih teratur. Mereka akan menganalisa informasi serta memprosesnya secara teratur. Selain dari pada itu, murid-murid yang otak kirinya dominan lebih berhati-hati dan mengikuti peraturan, menunjukkan kemampuan yang kuat dalam matematik dan ilmu serta dapat menjawab persoalan dengan cepat. Dengan demikian, kepribadian seseorang itu akan ditentukan oleh jenis dominan otak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Bagaimanakah dengan pelajar yang otak tengahnya dominan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan menunjukkan sifat yang seimbang antara otak kiri dan otak kanan. Maka, kemampuan “otak tengah merupakan rahasia menuju sukses. ” Otak tengah berfungsi seperti pusat kendali untuk otak kiri dan otak kanan dan kemampuan seperti semulanya dapat menonjolkan lagi kehebatan otak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaannya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Meningkatkan kemampuan pengingatan&lt;br /&gt;· Dapat mendorong perhatian&lt;br /&gt;· Kreatif&lt;br /&gt;· Mengimbangkan hormone&lt;br /&gt;· Kestabilan emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menutup mata murid-murid hanyalah untuk menunjukkan bahwa otak tengah seorang murid telah diaktifkan. Tujuan kami bukanlah menutup mata. Menutup mata hanya tahap pertama dimana murid-murid itu belajar konsentrasi. Murid-murid tidak perlu membalut mata apabila telah mencapai tahap yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan Yang Sering Diajukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dapat melihat dengan menutup mata? Dapatkah melihat setan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang otak yang dipancarkan oleh midbrain dapat membuat orang melihat dengan menutup mata. Setan tidak memiliki wujud; gelombang otak tidak dapat merasakannya, sehingga setan tidak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa midbrain dapat tertutup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tekanan dan kesedihan. Kesedihan merusak otak; sedang-kan rasa gembira membuka otak. Bila belum memasuki dominasi midbrain, setelah diaktifkan dapat tertutup kembali. Sehingga memerlukan latihan yang sering untuk memasuki kondisi terdominasi oleh midbrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah interbrain setiap anak dapat diaktifkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hambatan apa saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan catatan pelajaran GMC, midbrain pada sekitar 70-80% anak, pada pelajaran pertama dapat berhasil diaktifkan. Asalkan anak tersebut memiliki jiwa yang sehat dan bersedia bekerjasama, dengan usia antara 5-12 tahun, midbrain dapat diaktifkan. Hambatan dalam mengaktifkan midbrain antara lain adalah: tekanan, ketakutan, kurang percaya diri, curiga, tidak mau menerima, berpikir yang tidak-tidak dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anak kita memiliki hambatan tersebut diatas, bagaimanakah penanganannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua dan anak perlu membangun hubungan dan komunikasi yang baik; saling membantu mengatasi hambatan. Menyemangati anak untuk secara rileks mengikuti pelajaran aktivasi. Bila diperlukan, dapat meminta wakil dari GMC untuk membantu. Bila aktivasi pertama kali tidak berhasil, mohon tidak langsung putus asa dan terus melanjutkan pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah midbrain anak diaktifkan, apakah dapat menyebabkan gegar otak karena terlalu banyak menggunakan daya otak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat; setelah midbrain teraktivasi, anak akan menggu-nakan tiga otak secara seimbang; sehingga tidak terjadi gegar otak. Metode untuk mengaktifkannya menggunakan teknik alami seperti suara, musik, warna, suasana dan lain sebagainya; tidak ada faktor dari luar yang dimasukkan kedalam tubuh (seperti minum obat, suntikan, menggunakan gelang listrik pada kepala dan lain sebagainya). Tubuh dan otak anak masih sama seperti pada awalnya. Sebaliknya, orang yang midbrainnya belum teraktivasi hanya menggunakan sebagain kecil dari otak kiri-nya; sehingga dapat mengakibatkan terlalu keras menggunakan daya otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran dan pelatihan kecerdasan semacam ini meliputi apa saja? Perlu mengeluarkan berapa banyak biaya untuk mengikuti pelatihan kecerdasan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengaktifkan interbrain, pelajaran satu setengah hari juga mengajarkan “mind mapping”, “speed reading”, “excellence learning” dan lain sebagainya kepada anak; sehingga anak lebih santai dan gembira dalam membaca. Sebenarnya ini merupakan pelajaran yang paling murah di pasaran; pelajaran lainnya (piano, kesenian dan lainnya) memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang lebih banyak. Mengaktifkan midbrain hanya memerlukan satu setengah hari; seumur hidup tetap berguna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-8325086711313968741?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/8325086711313968741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/faq-frequently-asked-questions.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/8325086711313968741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/8325086711313968741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/faq-frequently-asked-questions.html' title='FAQ (Frequently Asked Questions)'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-3297674039396519764</id><published>2010-06-08T12:46:00.000+07:00</published><updated>2010-06-08T13:06:23.361+07:00</updated><title type='text'>Lepas Kaca Mata setelah Aktivasi Otak Tengah</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Muaafi Roihan Alfarisi berumur 10 tahun,  saat ini sedang belajar di SD Al Ikhlas Mantren Karang Rejo Magetan  (Jatim) adalah peserta workshop aktivasi Otak Tengah GMC Madiun. Murid  kelas 4 SD ini sekarangng sudah lepas kaca mata sesudah mengikuti  Aktivasi Otak Tengah. Menurut Ayahnya biasanya Muaafi agak kesulitan  bila harus duduk di bangku paling belakang di kelasnya, tapi sekarang  sudah tidak lagi, kaca mata minus 1/4 sudah tidak diperlukan lagi. Ini  adalah satu bukti manfaat dari mengikuti Aktivasi otak Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Muaafi menceritakan bahwa ketika  mendapatkan brosur GMC Madiun ia merasa sangat tertarik, Muaafi merasa  bahwa sistem ini akan membantunya meingkatkan pelajaran, apalagi waktu  itu ranking sekolahnya lagi turun. Muaafi mengemukakan keinginannya  untuk mengikuti aktivasi otak tengah ini. Tetapi Pak Sunarko yang  bekerja di BUMN PT.PELNI ini belum merespon dengan serius, karena belum  paham benar apakah aktivasi otak tengah itu. Berhari-hari Muaafi  berusaha meyakinkan orang tuanya untuk mendaftarkannya ke GMC Madiun.  Tapi keinginan tersebut belum ditanggapi juga. Akhirnya Muaafi nekad  membuka tabungannnya dan menyatakan tekadnya untuk mengikuti kelas  aktivasi dengan biaya sendiri. Ingin menguji keseriusan anaknya, Pak  Sunarko membiarkan Muaafi untuk mendaftar dengan membayar sendiri dari  tabungannya. Ternyata benar, ia memberikan uang tabungannya dan jadilah  Muaafi mendaftar di GMC Madiun.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah mengikuti aktivasi kedua orang  tuanya tercengang dengan hasilnya, yang pertama kemampuan Blindfoldnya  sangat tajam, bahkan sanggup mendeteksi dari jarak sekitar 5 meter.  Selain itu Pak Sunarko melihat perubahan emosional Muaafi menjadi lebih  tenang, melaksanakan tugas dengan lebih bertanggung jawab,dan lebih  santun. Pada proses belajar terlihat adanya peningkatan konsentrasi,  menjadi lebih mudah memahami pelajaran, juga kemampuan menghafal jadi  meningkat. Muaafi mentargetkan tahun ini harus bisa kembali menempati  ranking atas di sekolahnya (saat ini Muaafi menempati ranking3).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pak Sunarko dan keluarga yang tinggal di  Ds Klagen RT1 / RW1 Kelurahan Barat Magetan ini, memandang positif  program aktivasi otak tengah GMC. "Saya yakin bahwa di tahun-tahun ke  depan akan muncul teknologi pendidikan yang lebih modern lagi, dan saya  merasa beruntung Ade bisa ikut sekarang, kalau menunggu terlalu lama,  mungkin Muaafi bisa ketinggalan di era tersebut" demikian yang  diungkapkan Pak Sunarko pada waktu berbincang-bincang di sela latihan  bersama yang diadakan GMC Madiun. Bahkan Pak Sunarko juga sudah  mendaftarkan adik Muaafi untuk ikut kelas aktivasi di periode  berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-3297674039396519764?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/3297674039396519764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/lepas-kaca-mata-setelah-aktivasi-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/3297674039396519764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/3297674039396519764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/lepas-kaca-mata-setelah-aktivasi-otak.html' title='Lepas Kaca Mata setelah Aktivasi Otak Tengah'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-1311755467641344090</id><published>2010-06-08T12:37:00.000+07:00</published><updated>2010-06-08T12:39:12.043+07:00</updated><title type='text'>Kesaksian dari Ibu Idha Kusmawati</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;strong&gt;Ibunda dari Alif (alumni GMC  Surabaya)&lt;/strong&gt; pada tanggal 5 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya Idha, ibunya Alif yg baru saja  ikut aktivasi. Saya ingin menceritakan apa yg terjadi pada Alif setelah  aktivasi, saya ingin tahu apakah perkembangannya masih pada jalur yg  benar atau kebablasan atau yg lainnya…..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari pertama aktivasi (1 Mei 2010) :&lt;br /&gt; sepulang hari pertama, mungkin karena kecapekan di langsung tertidur dg  pulas, jadi kekhawatiran tidak bisa tidur tidak terjadi. Pagi harinya  dia langsung minta belajar untuk membaca kartu remi dan melihat gambar  pada kartu UNO(tidak semua hanya beberapa), dan dia berhasil 100%  menebak kartu yg diberikan. dia menebak dg cara meraba, mencium,  mendengar dan melihat di jidatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari kedua aktivasi (2 Mei 2010) :&lt;br /&gt; sepulang hari kedua, dia minta belajar untuk membaca kartu remi dan  kartu UNO. saya serahkan seluruh kartu remi dan saya minta mengurutkan  semuanya berdasarkan bentuknya dan dia berhasil, lalu ganti dg kartu  UNO, dia bisa menebak gambar dan warna semua kartu UNO. Saya bertanya  padanya kenapa kok bisa tahu gambar anjing, dia bilang karena bulunya  halus, waktu saya ganti kucing dia bilang ada kumisnya. waktu saya beri  gambar celana katanya resleting bunyi srek..srek. waktu saya beri gambar  mobil katanya bau cat. gambar komputer katanya bau listrik.&lt;br /&gt; Subhanallah saya cuma bisa terheran2 saja. Aneh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari Senin (hari pertama setelah aktivasi) :&lt;br /&gt; di sekolah tiba2 dia nelpon saya dg sedih, dia bilang mataharinya  hilang. lalu saya bilang bahwa mataharinya tidak hilang hanya sinarnya  meredup karena dia sedang tidak berkonsentrasi untuk menghiburnya agar  dia tidak sedih dan tidak selalu memikirkan “mataharinya” dan agar dia  bisa hidup “normal” seperti biasanya.&lt;br /&gt;Semoga apa yg saya sampaikan  padanya ini benar. Sorenya, sepulang saya dari kampus (saya mengajar di  Fak farmasi Unair). saya tanyakan apa ada PR, dia bilang ada tapi nggak  mau ngerjakan karena besoknya dia libur 3 hari (ini tidak biasanya  terjadi, biasanya dia langsung mengerjakan PR sepulang sekolah tanpa  disuruh) tapi karena jawabannya masih bisa diterima dan dia berjanji  untuk mengerjakan sebelum masuk sekolah (dia masuk hari jumat) jadi saya  biarkan. Pulang dari kampus kebetulan tenggorokan saya bengkak (ada  benjolan di bawah telinga) dan badan saya agak panas. lalu iseng2 saya  bilang ke Alif, ” tolong lihat di leher ibu ini ada apa sih kok sakit”.  Dia bilang : ada kuman hijau banyak bersambung2 lagi makan2. lalu dia  bilang aku mau masuk bu, aku mau memimpin pasukan sel putih untuk  menyerang kuman hijau, waduh bu kuman hijau tambah banyak, aku mau suruh  sel putih untuk bergabung menjadi naga besar untuk menyerang kuman  hijau. Sel putihnya bersenjata pedang kayak ketapel. lalu kuman hijaunya  ditusuk, diinjek. sudah bu mati semua. sekarang sel merah sudah bisa  jalan lagi, jalannya sudah lancar.&lt;br /&gt;Subhanalah, saya raba di leher  saya yg tadinya ada benjolan bengkak, sudah hilang yg tadinya disentuh  aja sakit, dipencet2 tidak terasa sakit. lalu saya tanya kemana tadi  benjolannya. dia bilang benjolannya itu adalah jalannya sel merah yg  tersumbat dan sudah kulempar lewat mulutnya ibu yg melongo. Saya, suami  saya dan adik ipar saya cuman bisa saling lihat dan terdiam. Bagaimana  dia tahu kalo dalam sistem imun yg melawan kuman dan virus itu adalah  leukosit atau sel darah putih (yg dia sebut sel putih) dan bagaimana dia  tahu kalo terjadi inflamasi atau pembengkakan itu pembuluh darah akan  macet karena datangnya sel2 inflamasi (leukosit) sehingga aliran darah  terhenti artinya sel darah merah (sel merah) tidak berjalan lancar dan  setelah pembengkakan hilang alirannya menjadi lancar ( yg dia sebut sel  merah bisa berjalan lancar lagi). Waktu saya tanya sel putih bentuknya  seperti apa dia bilang seperti awan (mungkin itu adalah sel yg sedang  memfagositosis/memakan kuman shg bentuknya seperti awan), sel merah  bentuknya bulat (tepat sekali), kumannya lonjong spt plangkton warna  hijau bersambung2 (tepat sekali), Subhanallah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari selasa (hari kedua)&lt;br /&gt;Dia dan ayahnya  ke malang. setelah sampai dia ambil komik doraemon lalu membaca dg mata  tertutup. sorenya dia mampu menebak kartu remi dalam jarak 1 meter jadi  tanpa menyentuh lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari ini Rabu (hari ketiga)&lt;br /&gt;Dia bisa  bersepeda dan tahu kalo ada lubang sehingga bisa menghindar, dia main  bola dg mata tertutup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini yg bisa saya ceritakan sampai pagi ini,  mungkin mas Dani bisa memberikan tanggapan apa perkembangnnya masih  dalam jalur yg benar. Oh ya sebenernya saya mengikutkan alif dg alasan  begini :&lt;br /&gt;di sekolah dia rangking 2 tetapi seringkali kalau  mengerjakan tugas khususnya yg menulis panjang/banyak dia akan  ketinggalan dan sering tidak selesai karena tidak fokus atau sambil  main. pernah dia saya bawa ke kampus dg janji mengerjakan PR. dari jam  10 sampai jam 5 sore mengerjakan soal cuma 10 nggak selesai, karena 1  soal lalu main2 kalo saya teriak balik lagi nulis dan terus seperti itu.  sehingga saya berharap sg mengikuti aktivasi ini dia bisa lebih  berkonsentrasi dan fokus kalo mengerjakan sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Satu lagi yg ingin saya sampaikan. Saya sangat  berterima kasih dg motivasi yg diberikan mas Dani. sebelum ikut  aktivasi, alif itu sangat manja, makan harus disuap, mandi jg minta  dimandikan, tidur minta ditemani. tp setelah aktivasi dia bilang mau  jadi anak hebat seperti Nick. nggak mau disuap lagi. kalo nggak bisa  membat sesuatu akan mencoba sampai bisa, itu yg dia bilang ke saya. Mgk  ini adalah sesuatu yg jauh lebih hebat dr kemampuan yg saya ceritakan di  atas. “Kemandirian” yg saya dan suami saya sgt sulit untuk  mengajarinya, dia dapatkan setelah mengikuti aktivasi ini”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekai lagi terima kasih telah mampu memotivasi  alif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"&gt;Sekian cerita saya,  saya berharap mas Dani bisa memberikan tanggapan dan pencerahan untuk  saya dan suami saya mengenai perkembangan alif.&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;wasssalam,&lt;/p&gt; &lt;p style="padding-left: 60px;"&gt;Idha&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-1311755467641344090?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/1311755467641344090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/kesaksian-dari-ibu-idha-kusmawati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/1311755467641344090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/1311755467641344090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/kesaksian-dari-ibu-idha-kusmawati.html' title='Kesaksian dari Ibu Idha Kusmawati'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-6193427297364995245</id><published>2010-06-08T12:08:00.005+07:00</published><updated>2010-06-08T12:46:28.230+07:00</updated><title type='text'>Testimoni</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IBU ULLY YULIDA  (IBUNDA NAUFAL)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Si sulung Naufal adalah anak yang lebih banyak menggunakan otak  kanannya daripada otak kirinya , sebaliknya Atha lebih berkembang pada  otak kirinya. Anda mungkin sudah tahu apa berbedaannya,.. pada mulanya  agak sulit menentukan dominansi otak anak itu tapi semakin bertambah  umur makin mudah mengidentifikasinya. Naufal cenderung pembosan sedari  kecil jarang sekali ia betah dengan satu mainan lebih dari 2 hari,  sebaliknya Atha punya beberapa mainan yang hingga kini masih dia  mainkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Naufal juga tak betah bermain sendiri (termasuk bermain komputer) dia  sangat aktif tapi tidak hiperaktif, dia senang sekali bila ada temannya  yang datang berkunjung, semua makanan akan dia bagi dan tak pernah  pelit, dia berusaha keras membuat temannya betah, bila ada teman baru  yang tak merespon uluran pertemanan darinya dia terlihat sedih, otak  kanan yang dominan membuat dia lebih bisa mengungkapkan perasaannya,  memeluk, mencium, meminta maaf..pokoknya secara sosial dia tak  bermasalah, dia juga kreatif dan suka melakukan hal hal yang kadang  tidak terpikirkan oleh yang lain, menyenangi musik dan bila bernyanyi  nadanya selalu pas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masalah justru timbul disisi akademiknya..Naufal tak suka duduk diam,  untuk jangka waktu lama kalau diam malah jadi melamun..berkhayal tapi  tidak yang ilmiah, dari pertama masuk SD buku penghubungnya cepat sekali  penuh karena complain dari guru kelasnya, dia sangat kurang  konsentrasi,  suka berjalan jalan didalam kelas, suka bermain2 dan  bercanda selalu sewaktu guru menerangkan, tidak suka membaca dan  menganalisa, tak suka sesuatu yang njelimet, cepat lupa dengan apa yang  baru dia pelajari tapi dia sangat menyukai pelajaran yang banyak  bergerak, animasi, percobaan dll. Sayang sekali sekolah yang ia masuki  seperti sekolah di Indonesia pada umumnya .. lebih banyak menekankan  penggunaan otak kiri, penekanan pada nilai akademis, matematika, nalar,  bahasa, sains, logical thinking  yang berurutan disertai analisa dengan  sebab akibatnya, sehingga Naufal berjalan di barisan paling belakang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gue bukanlah orang tua yang sangat peduli terhadap ranking, bagi gue  ranking bukanlah menjadi patokan keberhasilan anak di masa depannya,  tapi yang menjadi konsen gue adalah rasa percaya diri sang anak yang  makin menurun karena menganggap dirinya adalah Anak yang paling ga  perform di kelasnya, belum apa apa suka bilang “Opa ga bisa ma..Opa ga  bisa apa apa..” dia mendapat sedikit sekali kesempatan untuk dipuji,  tidak populer secara akademis kecuali karena sering ditegur guru karena  tak bisa duduk diam, Gue prihatin dengan daya ingatnya dan nalarnya  walau tak pernah memaksa diluar kemampuannya, gue selalu berusaha  membantunya belajar dengan cara yang menyenangkan dan nyaman  baginya..walaupun tak dapat dipungkiri sesekali gue pun emosional dan  hilang kesabaran..(seiring siklus hormon estrogen..he he), secara gue  sendiri dominan otak kiri yang tak bermasalah dengan akademis sedari  kecil..jadi gap diantara kami tetap ada..untungnya naufal tidak sulit  untuk diajak belajar dengan segala keterbatasannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2 minggu lalu, saat gue mengadakan training di sebuah Hotel bintang 4  dibilangan Slipi, disaat bersamaan ada sebuah training yang pesertanya  anak anak usia 5 – 12 tahun yang diadakan GMC, Genius Mind Consultancy  waralaba dari Malaysia yang bertujuan meng-aktifkan otak tengah  (MidBrain, menchephalon).Otak tengah adalah jembatan penghubung antara  otak kiri dan kanan, otak tengah juga merupakan pusat konsentrasi,  memori, kasih sayang dan kebijaksanaan. Otak tengah adalah otak yang  pertama kali berkembang saat pembentukan janin setelah kedua otak kiri  dan kanan berkembang maka otak tengah seringkali tertidur..alias ga  berfungsi, hanya sedikit sekali manusia yang otak tengahnya berfungsi.  dan tanda bahwa otak tengah seseorang berfungsi, dia mampu melihat tanpa  menggunakan matanya, skin vision, ear vision atau bahkan melihat  melalui penciuman. (percaya ga? gue dah liat ndiri koq..)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah searching internet tentang aktivasi &lt;a href="http://www.otaktengah.com/"&gt;otak tengah&lt;/a&gt; dan bertemu langsung  dengan anak2 yang telah diaktifkan otak tengahnya, akhirnya gue  mengambil keputusan untuk ikut program itu minggu lalu, untuk membantu  konsentrasi dan daya ingatnya..ntar gue share ya, tulisan tentang terapi  itu, bagaimana dan hasil terapi terbaru di Indonesia itu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari itu tgl 30 Januari 2010, Sebelum terapi naufal harus makan dan  minum yang cukup, dia juga tidak boleh sedih dan stress karena dapat  membuat terapi terganggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aktivasi dilakukan 1,5 hari, hari pertama dari jam 8.00 sampai jam  17.00, berikutnya setengah hari. &lt;strong&gt;GMC (Genius Mind Concultancy) &lt;/strong&gt;dalam  melakukan terapi tidak memasukkan apapun ke tubuh Anak, tidak  menggunakan hipnotis atau ritual macam macam, ini 100% ilmiah karena  telah di teliti, katanya terapi ini telah dilakukan di jepang 40 tahun  lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;pertama kali  Anak anak dibuat senang terlebih dahulu, mereka bermain  macam macam games lalu diberi hadiah, bernyanyi dan tertawa, dasar  ilmiahnya karena otak tengah akan tertekan dan tertutup bila Anak dalam  keadaan stress, sedih kesal dll, jadi seorang Anak haruslah dijaga  perasaan dan hatinya, semakin bahagia masa kecil seseorang maka semakin  besar peluang otak tengah Anak berkembang dan ia akan menjadi lebih  pintar serta seimbang otaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah lewat hari pertama &lt;strong&gt;aktivasi&lt;/strong&gt;, di sore harinya  naufal sudah bisa membaca kartu dengan mata tertutup, lucu juga  melihatnya ..karena ia kadang meletakkan kartu remi tersebut di  telinganya, mamanya bertanya penasaran memangnya apanya yang dia  dengarkan..dia bilang dia mendengarkan gelombang suara kartu itu agar  tahu itu kartu apa.. (aneh ya?), dia juga kadang mencium kartu tersebut  untuk menentukan warnanya, menurutnya warna ada baunya..tapi Naufal  ternyata lebih peka dengan rabaan (skin vision) tapi naufal belum bisa  membaca dengan mata tertutup sore itu..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepanjang jalan pulang Naufal tertidur kecapean..berkonsentrasi  dengan mata tertutup ternyata melelahkan, tapi waktu sampai di rumah dia  terbangun, dan ketika kami test lagi dia malah membaca lancar dengan  mata tertutup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam itu dia sibuk dengan berbagai cahaya di kepalanya, katanya  banyak sinar bila ia memejamkan mata, tulisan yang dibacanya dengan mata  tertutup kelihatan seperti tulisan terbuat dari sinar berwarna kuning,  bila ia menutup mata cahaya cahaya berpendar di kepalanya, awal awalnya  dia suka teriak ..ada cahaya! ada cahaya! takut.. ah, enggak! enggak  takut..berani, naufal berani..dia ngomong sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari ke dua aktivasi, berjalan setengah hari sama seperti hari  pertama tapi lebih banyak latihannya..membaca kartu, menebak warna ,  berjalan tanpa menabrak dan lain lain..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa hari setelah aktivasi, Naufal cenderung “talk Active” dia  tak henti hentinya ngomong dan cerita, dia juga jadi cepet ‘nyambung’  terkadang dia sedang bicara dengan papanya dan mamanya sedang ngobrol  sama adiknya, tapi ternyata dia juga mendengar pembicaraan adiknya  terbukti karena kemudian  dia bertanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal yang berbeda yang lain adalah..bila ia bercerita kini misalnya  sepulang sekolah , dia dapat bercerita dengan detail dari kata kata  gurunya sampai perilaku temannya. Mamanya sedikit banyak mendapat kesan   kini di kelas dia sudah lebih tenang dan tertib..biasanya dia suka  jalan jalan, dan ga betah duduk manis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang melegakan adalah..setelah aktivasi naufal tak begitu sulit  belajarnya dia lebih cepat menangkap dan mengingat, nilai nilai latihan  dan ulangan hariannya membaik dan ia terlihat percaya diri. Pada hari  kedua setelah aktivasi dia bahkan terheran heran sendiri, menurutnya  kini dia lebih cepat membaca Al Quran, dan memang dia terlihat lebih  lancar. Tapi iapun tidak suka memamerkan kemampuan barunya dia cenderung  menjadi rendah hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi Yang sulit adalah untuk tetap konsisten latihan ‘&lt;strong&gt;blind  fold’&lt;/strong&gt; sampai ia stabil (lebih kurang sebulan) , setelah  berjalan dua minggu setelah aktivasi dia mulai malas malasan berlatih,  15 menit setiap harinya. Mamanya mulai kehabisan ide membuatnya berlatih  sambil bermain, mungkin dia mulai bosan karena permainan tidak lagi  menantang baginya, dia sudah biasa bermain kartu ‘cangkulan’ dengan mata  tertutup, membaca, menerangkan gambar, menebak gerak, berjalan dengan  halangan, bermain petak umpet, perang perangan sampai bersepeda  keliling.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seharusnya latihannya bertingkat tingkat agar konsentrasinya makin  meningkat terlalu sulitpun membuat dia tak berminat meneruskan latihan,  misalnya ketika ia disuruh menebak kartu yang ditempelkan di kakinya,  atau kartu yang diletakkan di belakang kepalanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi paling tidak gue sudah cukup lega melihat kemajuannya, dan  semoga kelak semua ini bermanfaat untuk masa depannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;bulan ke-2 setelah  aktivasi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki bulan kedua setelah aktivasi, &lt;strong&gt;latihan Midbrain&lt;/strong&gt;  Naufal lumayan beberapa kali bolong bolong..maksudnya ada beberapa hari  dalam bulan ini Naufal tidak latihan menggunakan &lt;strong&gt;blind fold&lt;/strong&gt;,  keseringannya sih..karena Mamanya kerja ke luar kota, dan si papa suka  lupa atau pulang agak lebih larut, juga karena papanya sedang malas dan  banyak pikiran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebulan yang kemarin,  latihan bersama Mama itu identik dengan  bermain, Naufal menjadikan kata “latihan’ sebagai kata lain &lt;strong&gt;‘kesempatan  bermain dengan mama di hari hari sekolah..”&lt;/strong&gt; bila dulu hanya PR  dan belajar, kini ada PR dan setelah itu ….main sama Mama!! alias  latihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi bulan ini adalah jadwal kerja yang padat, dengan dua minggu di  luar kota membuat konsentrasi latihan menjadi terganggu, terkadang bila  tak sempat sewaktu naufal sedang nonton TV sebelum pergi sekolah,  mamanya memasang&lt;strong&gt; blind fold&lt;/strong&gt; di matanya entah sesuai  standard latihan apa enggak yang jelas dia tetap bisa menikmati  tontonannya dengan mata tertutup itu..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadang penasaran juga, dia liat apa ya? apa benar dia sedang nonton?  sekali kali gue tanya,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;‘Naufal liat apa..nak?”,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gambar kartun anak kecil naik sepeda mah.., sepedanya warna biru.  Gue lirik TV, eh..bener.!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau bila sehabis shalat maghrib dia mengaji, mamanya juga menutup  matanya dan memperhatikan bacaannya.. kadang dia protes kadang juga  enggak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi di minggu ke dua bulan ke dua, dia benar benar sedang malas  malasnya latihan perlu effort lumayan untuk membujuknya, kadang berhasil  kadang gagal..jadinya gue kadang cuma bisa men-check saja, apakah ia  masih bisa melakukannya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang Jelas, setelah dua bulan ga ada perubahan yang aneh aneh pada  Naufal, setelah aktivasi..ga sakit, bahkan Adiknya demam karena radang,  dia enggak ketularan padahal biasanya suka ikutan demam. Dia tetap  naufal yang biasa, seorang anak periang dan easy going, frekuensi  ‘berantem’ ama adiknya juga ga berkurang, dari rebutan main komputer  sampai ejek ejekan, so..sampai saat ini alhamdulillah ga ada dampak  jelek dari aktivasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang berbeda hanya di semangat belajar, nilai nilai latihan dan  ulangannya, konsentrasi dan kemampuannya menangkap penjelasan bila  diajarin sesuatu. Naufal bukanlah langsung menjadi jenius.. dan gue juga  tak ingin itu, dalam hidup gue, gue ga pernah percaya dengan segala  sesuatu yang instant, menurut gue segala sesuatu yang instant biasanya  menghasilkan sesuatu dengan pondasi yang rapuh..apalagi bila menyangkut  tentang pendidikan Anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disamping itu Naufal kini terlihat lebih percaya diri, penuh  perhatian bila sedang membahas soal soal latihan maupun ulangan yang  jawabannya salah, bahkan terkadang ia telah menemukan sendiri dimana  kesalahanya. Setiap sore bila baru saja kaki melangkah masuk di pintu  rumah, dia sudah melapor dia mendapatkan nilai berapa hari ini..bila ada  yang dibawah 70 biasanya dia bilang ” Naufal ga ngerti..susah, nanti  diajarin ya ma?, ‘ Maaf ya Ma..dapat segitu” . Sebenarnya gue ga ngerti  mengapa ia meminta maaf, karena gue pun jarang sekali dan hampir ga  pernah menyalahkannya bila ia mendapat nilai dibawah 70, biasanya gue  cuma bilang, ” oh ya?, Nanti kita belajar lagi ya Nak.., nanti Mama  bantu, yang naufal ga ngerti..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belajar-pun kini tak se-intens dulu.. terkadang malah dia gue  bebaskan dari belajar..kami hanya berkumpul bertiga,berpelukan sambil   ngobrol memancing mereka bercerita tentang apa apa yang mereka lakukan  seharian ini selama kami bekerja, baik disekolah maupun di rumah,  menanyakan pendapat mereka tentang sesuatu..yang sebenarnya hanya untuk  melihat apakah ada yang perlu diluruskan dari prinsip yang dia pilih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Walau telah diaktivasi otak tengah, sebenarnya gue tak menaruh  harapan begitu besar pada itu, &lt;strong&gt;aktivasi &lt;/strong&gt;bagi gue hanya  sebagai suatu ikhtiar membantu Naufal agar lebih seimbang dan  memudahkannya, namun peranan orang tua tetap tak dapat tergantikan,  karakter dan pendidikan Anak, 90 % adalah didikan atau contoh dari orang  tua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan bagi  gue, belajar itu adalah proses..walau telah teraktivasi  dengan baik, tetapi bila ga belajar atau proses belajarnya ga benar  tetap saja seorang anak tak mendapatkan hasil yang maksimal..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian juga naufal, gue ga men-targetkan sesuatu yang tinggi dan  muluk, dia mampu mengikuti pelajaran dan tidak tertinggal gue dah  happy.. gue tetap ingin ia menikmati masa kecilnya..bermain dan sebisa  mungkin menghabiskan banyak waktu bersama kami orangtuanya. Gue percaya  akan ada suatu saat dimana dia harus mau tak mau akan memasuki dunia  orang dewasa dengan segala tuntutannya, tugas kami hanya memastikannya  dia telah siap ketika memasukinya, serta mengawasinya dan mengirinya  dengan do’a. Setiap anak mempunyai jalan hidup sendiri…&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;bulan ke-4 setelah  aktivasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua bulan ini sungguh hari hari penuh kesibukan, tak hanya berdampak  pada latihan otak tengah naufal tapi juga pada pendampingan saya pada  saat dia belajar total setelah aktivasi waktu belajar naufal jadi sangat  longgar.. Saya benar benar mengandalkan penerimaan naufal terhadap  penjelasan gurunya di sekolah, yang artinya konsentrasinya di  sekolah-lah yang menjadi penentu.&lt;br /&gt;Hanya Sekali kali saya mengecek  apakah dia masih bisa memasukkan sinar di otak tengahnya, jalan termudah  agar dia berlatih, saya menutupi matanya dgn Blindfold saat membaca al  quran,&lt;br /&gt;Tapi ternyata dia diam diam kalau sedang mood menggunakan  otak tengahnya, sekali waktu dia bercerita guru kelasnya iseng bertanya  padanya berapa uang yang ada di dompet ibu guru , naufal bilang bahwa di  dompet gurunya hanya ada uang rp. 20.000, dan memang benar … saya tanya  darimana ia tahu? Dia bilang ada di kepalanya .. Uang dgn tulisan 20  ribu.. Saya hanya menyerngitkan alis setengah tak percaya..&lt;br /&gt;Sekali  waktu yg lain kami berjalan malam hari melalui jalan yg gelap karena  lampu jalannya mati tapi jalan itu dilalui mobil yang terkadang  menyorotkan lampu menyilaukan sehingga saya khawatir anak anak akan  tersenggol kendaraan, saya melihat naufal jalan didepan, dia memakai  jaket yg diretsleuiting depan sampai ke topi2nya sehingga seluruh  kepalanya tertutup, saya berteriak khawatir agar ia hati2 berjalan, topi  jaket jgn menutupi seluruh kepala, dengan santai dia menyahut..” Naufal  kan pake otak tengah, Ma..”, Gue terperanjat sejenak.. Oh iya  yaa..lupa, dia kan bisa melihat dalam gelap, ya udah.. Sekalian aja  latihan..dan dia sampai ditujuan tanpa menabrak apapun atau masuk  selokan, dia bahkan tahu bila didepannya ada pedagang kaki lima, atau  angkot sedang ngetem.&lt;br /&gt;Akhir akhir ini Saya juga sering perhatikan  naufal ga begitu suka lagi memakai kacamata -3 dan +2.75 nya.. Sebagai  informasi , Mata kirinya telah divonis dokter menderita “lazy eyes” jadi  mata kiri telah dianggap buta untuk ukuran tertentu, ya itu tadi..  Huruf atau angka dibawah ukuran tertentu ga terbaca sama sekali walau  dibantu dgn kaca mata, lazy eyes tidak ada obatnya.. Kelainan itu  terbentuk sedari dalam kandungan, dicurigai karena tidak tersuplainya  nutrisi di syaraf matanya sehingga satu mata itu tak berkembang sebaik  mata kanan, sehingga ga seimbang.. Dan akhirnya yang kanan berkembang  menjadi dominan, dokter matanya bilang terapi lazy eyes yg pernah dicoba  dan itupun dgn hasil kurang memuaskan.. Adalah dengan menggunakan satu  penutup mata bak bajak laut.. Mata yg aktif yg ditutup sehingga si “lazy  eyes” dipaksa bekerja, penderita lazy eyes cenderung ukurannya  bertambah sesuai umur …. Setelah aktivasi, saya curiga matanya tak sama  lagi kondisinya dgn sebelumnya.. Sebagai orang yang berkecimpung juga di  dunia medis, saya memang berharap melalui aktivasi akan ada perbaikan  pada matanya, krn otak tengah juga punya jalur ke syaraf mata,  seringkali dalam mobil bila pergi bersama saya menyuruhnya membaca  spanduk atau plang nama toko yang agak kecil tanpa kacamata, saya tambah  curiga krn ada ukuran tulisan tertentu yg dulunya tak terbaca jadi  terbaca, juga dia tak lagi terlalu menyipitkan mata bila melihat tv atau  monitor komputer, tapi kami, saya dan papanya ga berani beharap lebih..  Dan kesempatan u memeriksakan matanya lagi belum ada karena kesibukan  kami berdua.&lt;br /&gt;Sampai saat mengambil raport mid semester ( yang guru  kelasnya terheran heran karena nilai2nya jauh lebih baik 4 bln ini dan  juga naufal kini tenang serta kalem di kelasnya, ga suka jalan hilir  mudik lagi..). Kami juga langsung memeriksakan matanya ke dokter mata  anak, dan suprise..!!!&lt;br /&gt;Guess what?&lt;br /&gt;Naufal dinyatakan tak lagi  menderita Lazy Eyes..!! Dia bisa membaca ukuran yang 10 bulan yang lalu  tak dapat dibacanya, dia membacanya dengan mantap.. Air Mataku hampir  jatuh saat ia membacanya… Dan ukuran kacamatnya pun berkurang kembali ke  ukuran waktu masih TK, saat pertama kali dia memakai kacamata.&lt;br /&gt;Alhamdulillah… Ya Allah betapa banyak karuniaMu, betapa sedikitnya rasa  syukur-kami… Ampuni ya Allah.. Ingatkanlah bila kami terlupa.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-6193427297364995245?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/6193427297364995245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/testimoni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/6193427297364995245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/6193427297364995245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/testimoni.html' title='Testimoni'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-6509065782285459711</id><published>2010-06-08T12:01:00.001+07:00</published><updated>2010-06-08T12:01:56.634+07:00</updated><title type='text'>Blindfold Reading Method</title><content type='html'>&lt;div class="article-content"&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 130%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;img src="http://www.gmc-geniusmind.com/images/stories/bfr.jpg" width="213" border="0" height="172" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu “Blindfold Reading Method?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Blindfold Reading Method” merupakan cara yang didisain untuk  mengaktifkan kemampuan otak tengah dan kemampuan otak tengah yang dapat  menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 130%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Pangujian  Standar Blindfold Method&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Selesai kursus 1 ? hari, anak kita akan diuji dengan menutup mata  mereka untuk “melihat” dan “membaca” tanpa menggunakan mata telanjang.  Ini adalah karena setelah otak tengah diaktifkan satu fenomena akan  terjadi yaitu anak-anak kita dapat “melihat” dan “membaca” walaupun mata  mereka ditutup dengan kain. Latihan selanjutnya yaitu otot-otot mata  dan tangan akan mengaktifkan lagi kemampuan seperti semula. Anda hanya  perlu melatih anak-anak anda selama 15 menit saja setiap hari.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Manfaat “Blindfold Reading Method”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Banyak ilmuwan telah memberikan penjelasan teori tentang  fungsi-fungsi otak kiri dan otak kanan. Menurut penyelidikan yang  mutakhir, manusia yang otak kanan dominan akan memproses informasi dan  bereaksi dengan cara yang berlainan.Kebanyakan teori mengataka bahwa  siapa saja yang otak kanannya dominan akan bersifat emosional dan  bertindak dengan mengikuti perasaan, suka menghayal. Apabila otak kiri  yang dominan akan bereaksi secara lebih logis. Murid-murid yang otak  kirinya dominan akan menunjukan sifat yang lebih teratur. Mereka akan  menganalisa informasi serta memprosesnya secara teratur.Selain dari pada  itu, murid-murid yang otak kirinya dominan lebih ber-hati-hati dan  mengikuti peraturan, menunjukkan kemampuan yang kuat dalam matematik dan  ilmu serta dapat menjawab persoalan dengan cepat.Dengan demikian ,  kepribadian seseorang itu akan ditentukan oleh jenis dominan otak kita.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Bagaimanakah dengan pelajar yang otak tengahnya dominan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Mereka akan menunjukkan sifat yang seimbang antara otak kiri dan  otak kanan. Maka, kemampuan “otak tengah merupakan rahasia menuju  sukses.” Otak tengah berfungsi seperti pusat kendali untuk otak kiri dan  otak kanan dan kemampuan seperti semulanya dapat menonjolkan lagi  kehebatan otak manusia.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Keistimewaannya adalah:&lt;/div&gt; &lt;div&gt;a) Meningkatkan kemampuan pengingatan&lt;/div&gt; &lt;div&gt;b) Dapat mendorong perhatian&lt;/div&gt; &lt;div&gt;c) Kreatif&lt;/div&gt; &lt;div&gt;d) Mengimbangkan hormone&lt;/div&gt; &lt;div&gt;e) Kestabilan emosi&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Menutup mata murid-murid hanyalah untuk menunjukkan bahwa otak  tengah seorang murid telah diaktifkan. Tujuan kami bukanlah menutup  mata. Menutup mata hanya tahap pertama dimana murid-murid itu belajar  konsentrasi. Murid-murid tidak perlu membalut mata apabila telah  mencapai tahap yang tinggi.&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-6509065782285459711?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/6509065782285459711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/blindfold-reading-method.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/6509065782285459711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/6509065782285459711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/blindfold-reading-method.html' title='Blindfold Reading Method'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-180901669150218702</id><published>2010-06-08T11:50:00.002+07:00</published><updated>2010-06-08T11:58:01.308+07:00</updated><title type='text'>Aktivasi Otak Tengah</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://otaktengah.com/pengaktifan-otak-tengah/aktivasi-otak-tengah" title="Aktivasi Otak Tengah"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;                        &lt;div&gt; &lt;p&gt; &lt;img src="http://otaktengah.com/wp-content/uploads/2009/blindfold1.jpg" mce_src="http://otaktengah.com/wp-content/uploads/2009/blindfold1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outgoing/trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com');" href="http://trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com/" mce_href="http://trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com" target="_blank" title="Training Aktivasi Otak Tengah"&gt;&lt;/a&gt;Aktivasi otak  tengah adalah  suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak.  Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada  banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama  melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang  telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan  dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata  dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (&lt;a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outgoing/hartonooey.com/?p=30');" href="http://hartonooey.com/?p=30" mce_href="http://hartonooey.com/?p=30"&gt;Mid Brain Activated&lt;/a&gt;) dapat  mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali  dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah  melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara  pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini  dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti  training aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat  dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold).  Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti &lt;i&gt;training aktivasi otak  tengah&lt;/i&gt;, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka,  warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat  mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan  angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah  berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada  seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja  menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari  rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat  mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh  dan mendengar suaranya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat  ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat  menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa  orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih  fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang  terletak dalam posisi tertutup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat  kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh  seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah  dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut  masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah  kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti  ‘dugaan’ sang anak tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Aktivasi otak tenga&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;h bukanlah suatu hal yang magis atau  berbau supranatural. &lt;i&gt;Aktivasi otak tengah&lt;/i&gt; dilakukan dengan  secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang  otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah  gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax  dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita  bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang  berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan  hukum Achimedes pada saat dia mandi.  &lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Otak tengah&lt;/b&gt; yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang  mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda  dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak  di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di  bawah hidung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan  mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa  anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka  dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outgoing/trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com');" href="http://trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com/" mce_href="http://trainingaktivasiotaktengah.publishing-intl.com" target="_blank" title="Training Aktivasi Otak Tengah"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;Training  aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat  ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training  ini.  Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya  dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian  lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak  mengembangkan potensi &lt;b&gt;otak tengah&lt;/b&gt; mereka. Seorang anak dengan  otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan  otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori  jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan  (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah  individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta  mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat  dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-180901669150218702?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/180901669150218702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/aktivasi-otak-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/180901669150218702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/180901669150218702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/aktivasi-otak-tengah.html' title='Aktivasi Otak Tengah'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7610589830581576847.post-8009565013314033385</id><published>2010-06-08T10:57:00.008+07:00</published><updated>2010-06-15T12:03:31.768+07:00</updated><title type='text'>GMC Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA2_5kLFHGI/AAAAAAAAAAk/awepVLSut0g/s1600/gmc.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA2_5kLFHGI/AAAAAAAAAAk/awepVLSut0g/s320/gmc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480247317263359074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5 tahun sudah GMC mengembangkan metode aktivasi otak tengah dalam waktu 2 hari di Malaysia dan negara lainnya (khusus untuk usia 5-15tahun) dengan tingkat keberhasilan yang sangat fenomenal dan banyak sekali membantu ribuan anak-anak di seluruh dunia menjadi lebih cerdas, berbakat dan punya karakter yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini, GMC telah hadir di Indonesia dengan misi ikut serta dalam mencerdaskan anak-anak bangsa Indonesia, bermula dengan kelas di Batam pada tanggal 26-27 September 2009 diikuti kelas di Bandung dan sekitarnya, Cirebon juga pada tanggal yang sama, dan sekarang GMC Indonesia sudah ada di kota2 besar diseluruh Indonesia. GMC Indonesia sangat mendapat  respon yang sangat baik sekali dari keluarga Indonesia bahkan dimana GMC mengadakan acara selalu dipenuhi oleh massa yang ingin sekali mengikut sertakan anak-anaknya dalam program aktivasi otak tengah  tersebut. GMC juga sudah diliput oleh berbagai media massa dan media elektronik dimanapun kelas GMC berada, ini  merupakan suatu pencapaian yang sangat fantastis, Indonesia akan menjadi bangsa yang maju dan terpandang di masa yang akan datang.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3Ad862zdI/AAAAAAAAAA0/bdaUV_Deluo/s1600/peta_indonesia1021.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 177px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3Ad862zdI/AAAAAAAAAA0/bdaUV_Deluo/s400/peta_indonesia1021.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480247942381489618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3AMDfNALI/AAAAAAAAAAs/WC8ZIQoDReA/s1600/bdo21.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3AMDfNALI/AAAAAAAAAAs/WC8ZIQoDReA/s320/bdo21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480247634906906802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; DONNY SATIYA pemegang master lisensi GMC di Indonesia menerima CERTIFICATE OF AUTHORIZATION  &amp;amp; CERTIFICATE OF LICENCEE dari Mr David Ting dari GMC INTERNATIONAL.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3BJdcoDAI/AAAAAAAAAA8/-8gaV8dbF7w/s1600/btm1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 149px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3BJdcoDAI/AAAAAAAAAA8/-8gaV8dbF7w/s320/btm1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480248689847438338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kelas pertama di Batam, tanggal 26-27 SEPT 2009. Dengan peserta 20 orang murid.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try  {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3BiCUIHsI/AAAAAAAAABE/MI14q94jNbg/s1600/bdo2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3BiCUIHsI/AAAAAAAAABE/MI14q94jNbg/s320/bdo2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480249112060763842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; Kelas Kedua di Bandung, tanggal 16-17 Okt 2009. Dengan peserta 55 orang murid.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3B3tdWZRI/AAAAAAAAABM/LsaioqpR0uA/s1600/ind4.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3B3tdWZRI/AAAAAAAAABM/LsaioqpR0uA/s320/ind4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480249484419425554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kelas GMC di Jakarta pada awal  tahun 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3JKe743xI/AAAAAAAAABs/Q9nKd9dBamI/s1600/blindfold+bike.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 420px; height: 313px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3JKe743xI/AAAAAAAAABs/Q9nKd9dBamI/s400/blindfold+bike.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480257503519891218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3JhjofHsI/AAAAAAAAAB0/OWg78DtE9o4/s1600/rekor+muri+3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 342px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA3JhjofHsI/AAAAAAAAAB0/OWg78DtE9o4/s400/rekor+muri+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480257899917680322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Acara rekor MURI "Genius Mind  Consultancy (GMC) Pemrakarsa dan Penyelenggara Bersepeda Santai,  Mewarnai dan Menyusun Puzzle dengan Mata tertutup oleh Peserta  terbanyak"  pada hari minggu, 30 mei 2010 di bundaran HI, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7610589830581576847-8009565013314033385?l=gmcjogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gmcjogja.blogspot.com/feeds/8009565013314033385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/gmc-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/8009565013314033385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7610589830581576847/posts/default/8009565013314033385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gmcjogja.blogspot.com/2010/06/gmc-indonesia.html' title='GMC Indonesia'/><author><name>GMC Yogyakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00631995100735264167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CceBEGkzg5E/TA2_5kLFHGI/AAAAAAAAAAk/awepVLSut0g/s72-c/gmc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
